MANAberita.com – SANGAT mengejutkan, jumlah orang yang terinfeksi Corona Covid-19 di Amerika Serikat sudah menembus 100 ribu orang. Angka ini memperlihatkan kenaikan signifikan korban corona di negeri Paman Sam tersebut.


Dilansir dari Aljazeera, Sabtu (28/3/2020), angka korban di AS yang positif corona melampaui 100 ribu orang. Laporan ini merujuk penghitungan dari Universitas Johns Hopkins. Pun, angka kematian karena corona di negara tersebut mencapai sekitar 1.700 orang.

Sebelumnya, Presiden AS, Donald Trump berencana akan membuat 100.000 ventilator dalam kurun waktu 100 hari. Ventilator ini untuk membantu pasien corona di negara yang dipimpinnya dan juga negara lain.

Dalam program pembuatan ventilator itu, ia juga sudah menunjuk salah seorang pejabat di Gedung Putih yaitu Peter Navarro. “Kami akan membuat banyak ventilator,” kata Trump.

Dari benua Eropa, jumlah korban karena corona bertambah di Italia dan Spanyol. Kedua negara itu disebut sebagai tertinggi dalam angka kematian di dunia.

Secara global, angka kematian sudah mencapai 25.000. Italia dan Spanyol yang mengumumkan hampir mendekati 2.000 kematian dalam 24 jam di dua negera tersebut.

Baca Juga
Baru 30 Jam Dilahirkan, Bayi di Wuhan Positif Terinfeksi Corona
Mitos Keliru Tentang Virus Corona yang Harus Kamu Pahami
Diajak Neneknya ke Jakarta, 1 Balita di Purbalingga Dinyatakan Positif Virus Corona

Italia melaporkan ada 919 kematian baru dari corona. Angka ini menjadi rekor jumlah kematian tertinggi yang disampaikan oleh negara mana pun dalam waktu 24 jam. Pun, jumlah kematian akibat corona di Italia berada pada angka 9.313.

Sementara, Spanyol menyampaikan sekitar 769 kematian baru. Jumlah total angka kematian di negara Matador itu menjadi 4.858 orang.