Ilustrasi

MANAberita.com – PEMBUNUHAN sadis menggemparkan warga Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulaesi Selatan (Sulsel), Jumat (13/03). Korban Sitti Umrah (31) dibunuh Amiruddin (31) tak lain kekasihnya. Bahkan setelah tewas, korban masih sempat disetubuhi pelaku dalam kondisi sudah menjadi mayat.

Polisi yang bergerak cepat menyelidiki kasus tersebut menangkap pelaku kurang dari 24 jam pascakejadian. Hasil pengembangan, motif pembunuhan berkaitan soal asmara dan utang piutang.

Melansir iNews.id, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel Kombes Pol Didik Agung Widjanarko mengatakan, korban merupakan pedagang di Pasar Bonto-Bonto. Dia menolak lamaran pelaku yang kemudian gelap mata membunuhnya.

“Karena tak mampu menuruti permintaan mahar. Awalnya memang berkaitan dengan utang tapi sebenarnya tidak. Lebih pada kecemburuan,” ujar Didik.

Selain itu pelaku cemburu karena korban punya kekasih baru. Amiruddin juga ternyata memaksa korban berhubungan badan hingga dua kali.

Baca Juga
Dipergoki Pemilik Saat Beraksi, Maling Motor di Pasuruan: Hallo, Pak!
Truk Pengangkut Pemuda Takbir Keliling di Jateng Terguling, 2 Orang Meninggal Dunia
Astaga! Keenakan ‘Hohohihi’ Dengan Selingkuhan, Wanita di Sumenep Bunuh Suami Sah

“Sebelum dibunuh dengan menusuk leher korban awalnya memaksa korban untuk bersetubuh. Tak berdaya di situ persetubuhan awal. Untuk yang terakhir bersetubuh dengan korban dalam keadaan sudah meninggal,” katanya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal berlapis yakni Pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 338 tentang Pembunuhan juncto Pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup. (Alz)