Maria Liman

MANAberita.com – MODEL cantik Piala Dunia 2018, Maria Liman, mendambakan seorang pangeran tampan yang mau menemaninya selama menjalani isolasi akibat wabah virus corona.

Inggris, khususnya di kota London, sedang memberlakukan kebijakan penguncian diri atau lockdown untuk mencegah penularan virus corona (COVID-19).

Situasi tersebut membuat model panas Maria Liman kesepian. Wanita 26 tahun yang juga membintangi majalah pria dewasa Playboy itu membutuhkan pria untuk menemaninya.

Keinginannya itu diungkapkan Liman melalui unggahan foto dengan pose setengah telanjang di rumahnya melalui akun resmi Instagram-nya.

“Si cantik yang sedang tertidur sedang menunggu pangerannya di dalam tahanan (rumah). Di mana lelaki tampan pemberani yang kkan mengalahkan virus (Corona) dan menyelamatkan saya.

Mengutip indosport, Dalam unggahanya tersebut, Liman juga mengatakan bahwa cadangan makanannya selama karantina yang ditargetkan habis dalam sebulan sudah menipis.

Dalam unggahan sebelumnya, Liman bahkan secara terang-terangan mencari sosok pria idaman yang ditujukan kepada 604 ribu pengikutnya di media sosial populer tersebut.

“Saya mencari pasangan yang menarik dan seksi yang tidak memiliki virus corona dan akan menemani saya dalam 3 bulan ke depan untuk isolasi di rumah dan menghabiskan waktu yang indah ini di karantina,” tulis Liman.

Liman, yang juga seorang presenter Fashion T tersebut pernah menjadi Playmate of The Year Playboydan juga pernah masuk Miss Maxim Top 10.

Baca Juga
Begini Detik-Detik Evakuasi Black Box Pesawat Lion Air dari Dalam Laut
Sebelum Meninggal Satia Bocah Obesitas Bilang ke Bapaknya: Pak, Saya Sudah Tidak Kuat
Viral Video Lamaran Digagalkan Cewek Lain, Ini Fakta Sebenarnya

Usai gelaran Piala Dunia, Liman kemudian pindah ke Inggris dan menetap di London. Di ibu kota Inggris itu, Liman yang ngefans Chelsea ini kerap menyaksikan laga kandang dari klub London Barat itu.

Sekadar informasi, jumlah kematian akibat virus corona di Inggris pada Selasa, 24 Maret 2020, naik 87 orang. Dengan begitu, total ada 422 kasus virus corona atau COVID-19 yang berujung dengan kematian di negara itu. (Ila)