MANAberita.com – PENYAKIT menular baru menggegerkan China. Bukan corona (Covid-19), melainkan virus yang ditularkan oleh kutu.

Dikutip dari The Indian Times, dari media pemerintah Global Times, 70 orang meninggal. Sementara 60 lainnya dirawat.

Penyakit itu mewabah di Provinsi Jiangsu China Timur. Virus, yang diberi nama SFTS (Severe Fever with Thrombocytopenia Syndrome) itu juga menginfeksi di provinsi Anhui.

Gejala yang ditimbulkan virus itu adalah demam dan batuk. Lalu akan ada penurunan leukosit, trombosit darah di dalam tubuh penderita.

Meski begitu SFTS disebut bukan virus baru. China sempat mengisolasi patogen ini di tahun 2011.

Virus ini juga disebut tick (kutu) borne. Virus ini masuk kelompok Bunyaviridae atau bunya virus.

Baca Juga
Tak Sampai Target Bulanan, Perusahaan ini Paksa Karyawannya Minum Air Kencing Hingga Makan Kecoa
Anaknya Alami Gangguan Jiwa, Orang Tua Nekat Tato Nomor Telpon di Tangan, Polisi Keheranan Karena ini
Diduga Ada Pecahan Kaca Pada Es Krimnya Seharga 500 Ribu, Lidah Wanita ini Robek dan Tidak Berhenti Keluarkan Darah

Sheng Jifang, seorang dokter dari rumah sakit afiliasi pertama di bawah Universitas Zhejiang mengatakan bahwa kemungkinan penularan dari manusia ke manusia tidak dapat dikesampingkan. Pasien dapat menularkan virus ke orang lain melalui darah atau lendir.

Meski begitu, dokter memperingatkan bahwa gigitan kutu adalah rute penularan utama. “Selama orang tetap berhati-hati, tidak perlu terlalu panik atas penularan virus tersebut,” katanya Jifang.