Mutiah

MANAberita.com – DIDUGA karena stres setelah gagal wisuda dan takut dimarahi oleh orangtuanya, Mahasiswi FMIPA USU Jurusan Kimia, Mutia Kurniasih Simangunsong (24) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan seutas tali jemuran di ventilasi kayu dalam kamarnya, di Jalan Siantar Kelurahan Cemara Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Senin (27/05) sekira pukul 06.30 Wib.

Mengutip postingan @ndorobeii, sebelumnya korban disuruh Herlin Agustina Sinaga (61), ibu kandungnya belanja ke warung agar ibunya memasak. Tanpa memprotes, korban menurut saja dan pergi belanja. Tiba di rumah, korban memberikan belanjannya kepada ibunya lalu masuk kamar.

Sebelum masuk kamar, ibu kandungnya sempat berpesan agar korban pergi ke kampus untuk menanyakan apakah besok jadi wisuda atau tidak. Karena memang korban merupakan mahasiswi tingkat akhir di kampusnya yang sudah hampir dropout.

Raut wajah korban pun mendadak berubah dan dia hanya diam tak menjawab dan langsung masuk kamar sedangkan ibunya masak di dapur. Karena korban tak keluar kamar, ibu korban pun curiga. Selanjutnya Herlin Agustina Sinaga masuk dalam kamar korban.

Saat pertama kali, Herlin Agustina Sinaga berteriak histeris karena saat masuk kamar melihat Mutia yang mengenakan kaos oblong warna putih dan celana pendek itu sudah tergantung dengan seutas tali jemuran dengan lidah menjulur dan mata melotot.

Terdapat kursi plastik yang sudah terguling di dekat jasadnya. Herlin Agustina Sinaga berteriak minta tolong. Jiran pun berdatangan ke rumah Herlin Agustina Sinaga sedangkan suaminya tidak bisa membantu karena terduduk di kursi roda akibat stroke.

Baca Juga
Pesawat Lion Air JT 633 Tabrak Tiang Listrik, Penumpang Histeris
Tayang 19 Maret 2020, Ini 5 Fakta Mengerikan Film KKN di Desa Penari
Menghilang, Peternak Asal Inggris Ini Tewas Setelah Dimakan Oleh Puluhan Babinya

Jasad korban diturunkan warga dan dibawa ke Rumah Sakit Sari Mutiara. Namun saat pihak medis melakukan pemeriksaan, dipastikan jika korban murni gantung diri karena ada bekas jeratan di leher, lidah keluar dan mengeluarkan kotoran dari pantatnya.

Korban juga sempat menulis surat wasiat yang intinya korban meminta maaf karena sudah mengecewakan orangtuanya, serta ingin melepaskan bebannya dengan pergi ke surga. (Ila)