Biadab! 2 Orang ABG Digilir 8 Pria selama 3 Hari di Gudang Durian Bener Meriah

  • Senin, 23 Mei 2022 - 15:46 WIB
  • Kriminal

Manaberita.com – DELAPAN orang pria di Kabupaten Bener Meriah, Aceh melakukan aksi tidak terpuji dan biadab. Delapan pria berinisial ESP (24), AR (22), ZR (22), SP (24), WS (22), MK (22) dan dua pria lainnya yang masih berusia 17 dan 19 memperkosa dua orang gadis yang masih berusia belasan tahun atau Anak Baru Gedek (ABG).

Perbuatan tersebut dilakukan delapan pria itu di salah satu satu gudang durian. Sadisnya lagi, tindakan asusila itu dilakukan selama tiga hari berturut turut. Korban secara bergantian di gilir delapan pria itu.

“Korban berusia 15 dan 16 tahun diperkosa oleh para pelaku berjumlah delapan orang di sebuah gudang durian pada 17-19 Mei,” kata Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Bener Meriah AKBP Indra Novianto kepada wartawan, Sabtu (21/5/2022).

Baca Juga:
Ajak Menginap di Kosan, Remaja 16 Tahun Setubuhi Temannya Hingga 6 Kali.

Melansir dari detikSumut, Indra mengatakan, kedua korban awalnya dibawa ke gudang tersebut oleh salah seorang pelaku yang masih berusia 17 tahun. Begitu tiba di sana, datang tujuh pelaku lain yakni ESP (24), AR (22), ZR (22), SP (24), WS (22), MK (22) dan pelaku berusia 19 tahun. Mereka memperkosa korban secara bergantian.

Kasus itu terungkap setelah korban melaporkan aksi pemerkosaan yang dialaminya ke orang tuanya. Tak terima anaknya dilecehkan, orang tua korban kemudian melapor ke polisi.

Usai mendapat laporan, polisi turun tangan melakukan penyelidikan. Dalam hitungan jam, polisi menciduk para tersangka di rumah masing-masing, Kamis (19/5).

Baca Juga:
Biadab! Pria di Bogor Perkosa Seorang Remaja 14 Tahun hingga Hamil

Polisi masih mendalami kasus pemerkosaan tersebut. Para tersangka masih diperiksa di Satuan Reserse dan kriminal (Satreskrim) Polres Bener Meriah. Dalam kasus itu, polisi menyita sejumlah barang bukti antara lain pakaian yang dipakai korban.

“Saat ini pihak kepolisian yakni Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Bener masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedelapan pelaku dan saksi-saksi,” ujar Indra.

(Rik)

Komentar

Terbaru