Mayat tanpa kepala terapung di kawasan Perairan Sungai Musi, Kelurahan Mariana, Kabupaten Banyuasin

MANAberita.com – MASYARAKAT Banyuasin dan sekitarnya dihebohkan dengan penemuan sosok mayat tanpa kepala yang terapung di kawasan Perairan Sungai Musi, Kelurahan Mariana, Kabupaten Banyuasin, Kamis (05/10/2017) siang.

Saat ditemukan, kondisi mayat yang belum diketahui identitasnya ini sudah mulai membusuk dan daging yang sudah mulai mengelupas bahkan kepala sudah nyaris putus dan tinggal tengkorak saja. Diduga, korban sudah meninggal sejak beberapa hari yang lalu.

Mayat terapung di Kelurahan Mariana, Kabupaten Banyuasin

Berdasarkan data yang dihimpun, penemuan mayat tersebut berawal ketika seorang pemandu kapal yang sedang melintas di lokasi melihat benda yang mencurigakan dan setelah didekati ternyata sesosok mayat.

Lantas, pemandu kapal tersebut melapor ke Direktora Polisi Air Polda Sumsel. Menindaklanjuti laporan itu, petugas pun langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi jenazah korban.

Proses Evakuasi jenazah

Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Sumsel, AKBP Zahrul Bawadi, membenarkan adanya penemuan sesosok mayat di lokasi. Ia mengatakan, korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan visum.

“Ciri-cirinya tidak mengenakan baju, bercelana jeans biru. Ketika ditemukan posisinya, telentang di tengah suang dan bagian kepalanya nyaris putus serta tingga kerangkanya saja,” ucapnya usai mengevakuasi jenazah.

Dirinya menyebutkan, saat ini jenis kelamin korban belum bisa dipastikan apakah wanita atau laki-laki. “Kita masih menunggu hasil visum, untuk mengetahui jenis kelamin dan penyebab meninggalkan apakah dibunuh atau tenggelam,” ujarnya.

Baca Juga
Inilah Biodata Lengkap Almarhum Romi Herton Yang Tidak Banyak Diketahui Orang Lain
Sarimuda Doakan Almarhum Romi Herton
Nekat Beraksi Usai Sholat Jum’at, Pencopet ini Di Hajar Massa

Zahrul mengatakan, mayat tersebut diduga sudah meninggal beberapa hari, karena terlihat dari tubuhnya yang sudah membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap.”Kepalanya juga sudah rusak, mungkin karena dimakan biawak atau hewan sungai lainnya,” katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat yang kehilangan anggota keluarga, bisa langsung melapor ke pihak kepolisian terdekat atau datang ke RS Bhayangkara Palembang untuk memastikan, apakah mayat tersebut anggota keluarganya atau bukan.. “Sementara informasinya baru seperti itu, kalau ada temuan baru akan kita informasikan,” tutupnya. (Int)