Pelaku

MANAberita.com — KATANYA cinta memang kadang membutakan, sehigga membuat orang yang sedang kasmaran bisa melakukan hal apapun, bahkan hal yang melanggar hukum.

Kejadian itu juga terjadi pada Arif Gunawan (43) yang berhasil diringkus polisi. Warga Klakah Rejo, Benowo ini sebelumnya dilaporkan dua kali menodongkan pistol kepada Andik Asmad, 34, warga Tambak Wedi, Kenjeran.

Aksi Arif ini dilakukan setelah tak kesampaian menemui perempuan pujaan hatinya yang juga karyawan Andik.

Loading...

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Dimas Ferry Anuraga mengatakan, kejadian tersebut bermula ketika tersangka bersama temannya Wawan datang ke warung milik Andik.

Saat itu, Arif datang dengan membawa pistol air gun yang diselipkan di pinggangnya. Kemudian mendatangi korban dan meminta untuk dipanggilkan salah satu karyawan perempuannya. Namun, wanita yang dicari tersebut sedang tidak masuk kerja. “Diduga hendak diajak kencan oleh Arif,” katanya, melansir Inikata.

Ia menuturkan, saat mendapat kabar tersebut Arif kesal. Dia menyangka Andil menyembunyikan karyawannya tersebut. Ia pun mendekati Andik dan menodongkan pistolnya ke arah pinggang dan paha kaki korban.

Kemudian, Arif keluar dan pulang. Keesokan harinya, Andik dan Arif bertemu kembali. Saat itu Andik bersama temannya di salah satu kafe Jalan Kenjeran. Penodongan kembali terjadi.

Andik yang merasa keselamatannya terancam melaporkan kejadian yang dialaminya ke Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. “Kami amankan tersangka beserta barang bukti pistol yang digunakan untuk menodongkan korban. Ia kami tangkap dalam keadaan mabuk berat,” jelasnya.

Baca Juga
‘Bertengkar’ Dengan Ayah, Ulah Bocah ini Bikin Gemes, Jadi Pengen Bawa Pulang
Gila! Demi Uang dan Kalung Emas, Pencuri ini Nekat Panjati Gedung 33 Lantai
Kisah Ali, Bocah 5 Tahun yang Selamat di Dalam Mobil yang Ditimpa Reruntuhan Gedung

Dari penuturan tersangka, pistol air gun yang dibawanya tersebut sudah rusak. Ia mengaku pistol tersebut didapat saat tersangka jalan-jalan ke sekitar Tugu Pahlawan, kemudian bertemu seseorang.

Orang ini menawarkan pistol ke tersangka dengan cara digadaikan seharga Rp 1 juta. Tersangka yang tertarik langsung memberikan uang yang diminta dan membawa pistol tersebut. “Katanya anggota polisi, saya juga tidak kenal dia. Saya tertarik saja memiliki pistol tersebut,” katanya. (Ila)