Mutilasi di Malang

MANAberita.com — AKSI anjing pelacak bernama Keira, dari Unit K9 Polres Malang Kota, berhasil menjadi pembuka tabir gelap pelaku pembunuh sadis yang korbannya dimutilasi.

Berkat kemampuan Keira mengendus, membuat pelaku mutilasi yang diketahui bernama Sugeng, warga Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, berhasil ditangkap.

Loading...

Menukil Sindonews, Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri membenarkan adanya penangkapan terhadap Sugeng tersebut. “Saat ini masih kita periksa secara intensif, terkait motif yang melatarbelakanginya melakukan pembunuhan tersebut,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, keberhasilan pengungkapan kasus ini berawal dari penemuan tato nama Sugeng di telapak kaki kanan korban. Dari situ, petugas melakukan penyelidikan pada Selasa (14/05) malam, hingga Rabu (15/05) pagi.

Penyelidikan dilanjutkan pada Rabu (15/05) siang, dibantu dengan anjing pelacak. Anjing jenis Belgian tersebut, diminta mengendus pakaian yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), diduga pakaian tersebut milik pelaku.

“Anjing pelacak bergerak dari Pasar Besar Malang (PBM) menuju ke Jalan Kyai Tamin, dan Jalan Laksamana RE Martadinata. Anjing berhenti di sekitaran Rumah Duka Cita Panca Budi. Karena di lokasi tersebut tidak ada orang, maka anjing kami bawa pulang,” ungkapnya.

Bersamaan dengan itu, anggota Polres Malang Kota, langsung melakukan penyelidikan di kawasan Rumah Duka Cita Panca Budi, dan Klenteng Eng An Kiong Malang.

Baca Juga
Tega, Ayah Kandung Siksa Bayi 3 Bulan hingga Tewas di Sukabumi
Dipergoki Pemilik Saat Beraksi, Maling Motor di Pasuruan: Hallo, Pak!
Pernah Benci Islam dan Berniat Mengebom, Mantan Tentara Malah Jadi Mualaf Gara-Gara Orang ini

“Saat anggota melintas di dekat klenteng, melihat ada orang yang duduk-duduk di lokasi tempat anjing pelacak tadi berhenti. Akhirnya anggota kami memanggil nama Sugeng, dan dijawab oleh orang tersebut,” tutur Asfuri.

Mendapati hal itu, anggota polisi tersebut langsung mengamankan Sugeng, dan dibawa ke Mapolres Malang Kota, untuk dilakukan penyelidikan lebih jauh. Dalam pemeriksaan akhirnya Sugeng mengakui telah memutilasi korban. (Alz)