ilustrasi kunci motor

MANAberita.com  – AHMAD Zumaidi (20) tewas di tangan temannya sendiri yang bernama Nasrullah (34). Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi di Perum Puri Kartika Baru, Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (13/10) dini hari.

Melansir Suara, Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim mengatakan motif pembunuhan hanya didasari masalah sepele. Hanya karena salah paham, Nasrullah gelap mata dan menghabisi nyawa rekannya.

“Motifnya hanya salah paham,” ujar Abdul.

Abdul menuturkan, Ahmad mulanya hanya melempar kunci motor ke arah Nasrullah. Tak senang dengan perlakukan rekannya, keduanya kemudian adu mulut dan berujung aksi penganiayaan oleh Nasrullah. Dengan sebilah pisau dapur, Nasrullah menusuk Ahmad hingga tewas.

“Gara-gara korban melempar tersangka pakai kunci motor,” kata dia.

Saat disinggung apakah ada perlawanan dari korban, polisi sedang mendalinya. Saat ini, polisi telah melakukan penahanan terhadap Nasrullah.

“Sedang didalami apakah ada perlawanan dari korban. Saat ini tersangka sudah kita tahan ya,” kata Abdul.

Kasus penganiayaan itu bermula ketika tim Resmob Polsek Ciledug tengah melakukan giat observasi kewilayahan pada Minggu dini hari.

Kemudian, tim Resmob mendapatkan informasi terkait peristiwa penganiayaan tersebut dan langsung mendatangi tempat kejadian perkara.

Dalam kasus ini polisi sudah menyita sejumlah barang bukti dari tempat kejadian perkara (TKP). Adapun, beberapa barang bukti yang diamankan yakni sebilah pisau dapur dengan gagang plastik warna hijau dan dua pasang sandal yang diduga milik tersangka dan korban.

Baca Juga
Pacaran Lama Tapi Pengen Chat Gak Ngebosenin? Ikuti Tips ini, yuk!
Ditipu Beli Narkoba Palsu, Pria ini Lapor Polisi dan Berharap Uangnya Kembali
Ibu ini Manipulasi Penculikan Anak Kandungnya Sendiri, Ternyata Penyebabnya….

Tersangka penganiayaan dibekuk pada Minggu sekitar pukul 00.30 WIB di daerah Sudimara Selatan, Kota Tangerang.

Atas perbuatannya itu, Nasrullah terancam dijerat Pasal 351 Ayat 3 dan Pasal 338 KUHP tentang penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia. (Dil)