Manaberita.com – SELALU menaati peraturan serta berhati-hati dalam mengendarai merupakan hal dasar ketika mengendarai motor, agar tidak terjadi kecelakaan.

Akan tetapi berbeda dengan video viral ini, video tersebut di unggah oleh akun portal berita video dengan username @fakta.beriita pada hari Selasa, 24 Mei 2022 lalu.

Video itu tampak diambil dari rekaman kamera pengawas atau CCTV sebuah toko yang menjual HP. Pada halaman depan awal video, sebenarnya tak ada yang aneh. Akan tetapi, pada detik selanjutnya, terlihat sebuah sepeda motor yang dikendarai oleh seorang remaja wanita yang menabrak pintu samping toko tersebut.

Melansir dari viva.co.id, Jika diperhatikan, hal tersebut memang salah si pengendara karena selain tak memakai helm, ternyata ia juga membonceng ke 3 temannya. Bisa dibayangkan bagaimana sebuah motor membawa empat perempuan remaja. Sontak ketika akan berbelok, motor tersebut menabrak toko HP di seberangnya lalu oleng dan terjatuh. Terlihat banyak orang yang ikut menolong mereka.

Hal yang menambah lucu video tersebut, sebenarnya adalah backsound dari video tersebut, yang memang di dubbing dan ditambah dengan suara tertawa dan pas dengan momen ketika sang pengendara motor menabrak dinding.

Hal ini sontak membuat netizen memberikan komentar, yang terbagi menjadi dua “kubu”. Ada yang menganggap video tersebut lucu, lantaran memang dibuat backsound yang lucu, namun juga ada netizen yang menyayangkan kejadian tersebut.

“wkwkwk ngakak banget video ini yaAllah. makanya gausah aneh2 pake boncengan berempat, nabrak kan lu” komen seorang netizen. “Kasian, itu pasti sakit dan malu. Harusnya ortu mereka melarang bawa motor seperti itu karena bahaya” ungkap netizen lagi, menyayangkan.

Baca Juga
Seorang Ibu Diserang Kucing, Warganet: Pertarungan 2 Ras Terkuat
Pasutri Wujudkan Impian Miliki Motor Idaman Pakai Uang Receh, Bikin Dealer Sibuk Lakukan Ini
Ini Penjelasan AKP DK Terkait CCTV di Kamar Adik Ipar

Pada akhir video, terlihat keempat remaja perempuan tersebut bisa langsung berdiri dan tidak terjadi luka parah.

(Rik)