Ilustrasi

MANAberita.com — MEMILIKI anak adalah impian bagi setiap pasangan yang sudah menikah. Kehadiran anak pun mampu membuat rumah tangga semakin ramai dan menyenangkan.

Namun, apa jadinya jika istri tidak kunjung menunjukkan tanda-tanda kehamilan? Kira-kira apa penyebab istri sulit untuk hamil, ya? Maka dari itu, simak terus artikel yang satu ini.

Menopause dini

Penyebab susah hamil pertama adalah menopause dini. Pada kondisi normal, biasanya menopause menimpa wanita yang berusia lebih dari 40 tahun. Namun, karena alasan tertentu, menopause dapat terjadi lebih awal. Inilah yang akhirnya membuat kesuburan wanita menurun.

Gangguan di saluran serviks

Jarang yang mengetahui bahwa gangguan pada saluran serviks -seperti produksi lendir yang berlebih atau posisi serviks yang tidak lazim- turut dapat menghambat proses pembuahan. Selain itu, kondisi ini juga dapat memicu komplikasi lain, seperti terbentuknya polip serviks dan peradangan.

Gaya hidup yang tidak sehat

Selain dapat mengganggu fungsi kesehatan organ dalam tubuh, gaya hidup tidak sehat seperti merokok, minum miras, dan mengonsumsi makanan tinggi lemak terbukti dapat memengaruhi kualitas sel telur wanita sekaligus menurunkan tingkat kesuburan organ reproduksi.

Gangguan kelenjar tiroid

Gangguan kelenjar tiroid, baik hipotiroidisme atau hipertiroidisme, memang sudah dikenal sejak lama sebagai salah satu penyebab wanita menjadi tidak subur. Alasannya, fungsi dan kerja kelenjar tiroid yang terganggu nyatanya dapat mempengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh wanita -termasuk jumlah hormon estrogen.

Peningkatan Gangguan pada saluran tuba
Nyatanya, terdapat beberapa faktor yang dapat menganggu fungsi saluran tuba, sebut saja peradangan akibat infeksi, tekukan, pembentukan jaringan ikat (fibrosis), serta perlekatan. Jangan biarkan hal ini terus berlanjut, dan segera ke rumah sakit untuk berkonsultasi dan tanya dokter terkait gangguan kesehatan yang kamu rasakan, ya!

PCOS

Seperti yang telah kita ketahui bersama, PCOS -atau yang dikenal juga dengan istilah sindrom polikistik ovarium- merupakan kondisi ketika fungsi ovarium wanita terjadi gangguan. Selain berefek kepada wanita yang menjadi sulit untuk hamil, PCOS juga memicu timbulnya gejalalainnya yang spesifik, seperti jumlah hormon androgen serta tumbuhnya kista dalam rahim.

Endometriosis

Mungkin istilah ini masih asing di telinga kita. Endometriosis merupakan kondisi medis ketika jaringan pada lapisan dalam dinding rahim (endometrium) tumbuh di luar rongga rahim. Memang, penyebab pasti kelainan ini belum diketahui, namun banyak ahli yang berpendapat bahwa tingginya kadar estrogen dalam tubuh wanita bisa menjadi faktor utamanya.

Baca Juga
Publik Penasaran! Beginilah Kondisi Jasad Hengki Sulaiman Usai Ditembak Mati Polisi
Driver Ojol Selingkuh dan Tinggalkan Istri, Jawaban Pelakor ini Bikin Geram
Ingin Terkenal, Bocah ini Tega Sembelih Kucing

Fibroid

Singkatnya, istilah ini mengacu pada kondisi medis ketika rahim ditumbuhi jaringan tumor yang bersifat jinak. Selain disebabkan oleh faktor genetik, fibroid juga dapat dipicu oleh faktor lain, seperti kondisi protein dalam tubuh, respon jaringan terhadap cedera, serta kelainan pada pembuluh darah. (Dil)

(Sumber: Papasemar)