Oknum pendeta habisi mahasiswi

MANAberita.com – ROSALIA Cici Maretini boru Siahaan (21) warga Desa Bangun Sari dusun XIV, Salam Tani, Kecamatan Tanjung Morawa. Gadis tersebut ditemukan di dalam kamar mandi gereja dengan kondisi bersimbah darah.

Kasus tersebut menghebohkan warga Jalan Kebun Sayur Gang Pendidikan Dusun XII Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Kamis (31/05).

Diketahui, pembunuhan itu terjadi di dalam Gereja Sidang Rohul Kudus Indonesia (GSRI) Tanjung Morawa dan pelakunya ternyata oknum pendeta gereja tersebut.

AKBP Tatan Dirsan Atmaja, selaku Kabid Humas Polda Sumut mengatakan, pelaku adalah oknum pendeta bernisial HK (61) warga Dusun VI Kecamatan Galang Kabupaten Deli serdang. Sementara korbannya merupakan seorang mahasiswi.

“Saat ditemukan, kondisi korban mengalami luka robek pada leher akibat benda tajam. Selain itu, kepala bagian belakang luka dan bahkan di alat kelamin korban terdapat sperma terduga pelaku kejahatan,” ungkapnya lewat pesan WhatsApp, dilansir newscorner.id.

Tatan menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, tak dijelaskan secara rinci bagaimana kronologis kejadiannya.

Baca Juga
Pernah Dibooking ke Singapura, Berapa ‘Harga’ Vanessa Angel Jika ke Luar Negeri?
Dari 15 Kali Transaksi, Vanessa Angel Pernah 2 Kali ‘Dibooking’ ke Luar Negeri, Dimana?
Tepuk Jidat! Lagi-Lagi Kuasa Hukum Vanessa Angel Mengundurkan Diri, Penyebabnya…
5 Fakta dan Foto Seksi Aldira Chena, Gadis Mirip Barbie yang Terkait Prostitusi Online
Whaatt? Mantan Muncikari ini Pernah ‘Jual’ Artis Seharga 150 Juta untuk 20 Menit ML
Demi Lindungi Bayinya Agar Tak Tertular Cacar Air, Cara Ibu ini Kreatif Tapi Bikin Ngakak
Gila! Cyduk Terduga Pungli, Benny Eduward ‘Dikeroyok’ Oknum Polantas Hingga Disebut Teroris
Tidak Perhatikan Tulisan Dibaju Kaosnya, Pemuda Ini Masuk Bui

“Pukul 13.40 WIB jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Medan guna keperluan otopsi,” jelasnya.

Tatan menambahkan, untuk sementara motif pembunuhan ini lantaran pelaku emosi terhadap korban yang mengeluarkan kata-kata tidak sopan. Sedangkan dugaan adanya tindakan pemerkosaan, masih didalami.

“Tersangka mengaku tidak ada (pemerkosaan). Namun kita akan tunggu hasil dari rumah sakit,” tutupnya. (dna)