25 Oknum Anggota Polisi Diduga Hambat Kasus Brigadir J Diperiksa Polisi

  • Nasional
  • Jum'at, 05 Agustus 2022 - 18:34 WIB

Manaberita.com – PIHAK kepolisian memeriksa sebanyak 25 orang polisi terkait dugaan menghambat penanganan kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Komnas HAM membuka peluang terkait memeriksa ke-25 polisi tersebut.

“Kami belum mengagendakan begitu, tapi tidak tertutup kemungkinan,” kata Beka di Komnas HAM, Jakarta Pusat, Jumat (5/8/2022).

Beka menyebutkan pihaknya akan memeriksa bukti dan saksi yang terkait dengan kasus tewasnya Brigadir J secara bertahap. Dia pun mengatakan pihaknya fokus memeriksa siber dan labfor.

“Kami kan harus step by step nih setiap langkah begitu, hari ini balistik. Kalau mereka datang dengan siber kita juga akan periksa sekalian,” katanya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan ada 25 personel Polri yang diperiksa karena diduga tak profesional dalam penanganan kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Selain diusut secara etik, 25 personel tersebut juga disebut bisa diusut secara proses pidana.

“Jadi Tim Irsus yang dipimpin oleh Irwasum telah memeriksa sampai saat ini 25 personel dan proses masih terus berjalan di mana 25 personel ini kita periksa terkait dengan ketidakprofesionalan dalam penanganan TKP. Dan juga beberapa hal yang kita anggap bahwa itu membuat proses olah TKP dan juga hambatan-hambatan dalam hal penanganan TKP dan penyidikan yang tentunya kita ingin semuanya bisa berjalan dengan baik,” kata Sigit.

Diketahui dari 25 oknum anggota polisi yang sudah diperiksa, tiga orang merupakan perwira tinggi. Kemudian lima di antaranya merupakan perwira menengah.

“Kita sudah memeriksa 3 personel pati, kombes 5 personel, AKBP 3 personel, kompol 2 personel, pama 7 personel, bintara dan tamtama 5 personel,” kata Sigit.

Sebelumnya diketahui, Brigadir Yoshua tewas diduga ditembak di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Jumat (8/7). Ada satu polisi yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, yakni Bharada E.

(Rik)

Komentar

- Sponsored Ad -

Terbaru

  • Sat, 20 Aug 2022
Sekarang Mantan PM Australia Memegang Lima Portofolio Tambahan, Kata Orang Albanese

Manaberita.com – MANTAN Perdana Menteri Australia Scott Morrison diam-diam mengambil...

  • Sat, 20 Aug 2022
Waduh! Portofolio Kementerian Dipegang Diam-diam Oleh Mantan PM Australia

Manaberita.com – PERDANA Menteri Australia Anthony Albanese mengatakan dia akan menyelidiki laporan...

  • Sat, 20 Aug 2022
Pria Yang Didakwa Melakukan Pelanggaran Senjata Api Atas Penembakan di Bandara Canberra Menghadapi Pengadilan

Manaberita.com – SEORANG pria berusia 63 tahun didakwa menggunakan senjata api setelah...

  • Sat, 20 Aug 2022
Korban Dilaporkan Saat Kelompok Jihad Merebut Hotel Di Ibukota Somalia

Manaberita.com – PARA pejabat keamanan mengatakan delapan orang tewas setelah gerilyawan al-Shabab...

  • Sat, 20 Aug 2022
Zulu Afrika Selatan Akan Memahkotai Raja Baru Saat Barisan Suksesi Mengamuk

Manaberita.com – SETELAH setahun perselisihan keluarga, Misuzulu ka Zwelithini akhirnya dinobatkan sebagai...

  • Sat, 20 Aug 2022
Pastor Robert Kaweesi Dari Birmingham Meninggal Saat Berlibur di Uganda Setelah Penyelamatan Sungai Nil

Manaberita.com – SEBUAH tubuh telah ditemukan oleh polisi mencari ayah dari pengantin...

Press ESC to close