Tangan Dibacok, Karyawan Minimarket di Tangsel Jadi Korban Pencurian

  • Rabu, 09 Agustus 2023 - 05:46 WIB
  • Kriminal

Manaberita.com – SEORANG karyawan minimarket berinisial AM (30) mengalami luka bacok ditangannya lantaran mejadi korban korban pencurian dengan kekerasan di kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel).

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Agung Nugroho menyebutkan insiden itu terjadi pada Minggu (6/8/2023), sekitar pukul 02.00 WIB. satu buah handphone korban pun berhasil dibawa kabur oleh pelaku.

“Modus operandi mengambil dengan cara terlebih dahulu membacok tangan kiri korban menggunakan sebilah celurit,” ujar Agung dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (8/8/2023).

Melansir dari detikcom, Agung menjelaskan, awalnya korban bermain handphone usai menyapu di minimarket tempatnya bekerja. Kemudian datanglah kedua pelaku mendekati korban menggunakan sepeda motor.

“Datang 2 dua orang laki-laki yang tidak dikenal mengendarai sepeda motor jenis matic bewarna hitam mendekati korban,” ujarnya.

Baca Juga:
Inilah Potret Poniman, Pelaku Pembunuh Tri Widyantoro yang Ditembak Mati Polisi

Salah satu pelaku pun turun dari motor dan menodongkan senjata tajam jenis celurit ke arah korban. Korban pun ketakutkan dan mengangkat tangan untuk menutupi kepala. Saat itulah pelaku membacok tangan korban.

“Salah satu pelaku turun dari motor dan menghampiri korban sambil menodongkan atau mengacungkan sebilah celurit ke arah korban sambil berkata ‘Hape, Hape mana Hape’,” sebut Agung.

“Pelaku tersebut langsung membacok tangan kiri korban dan mengambil HP yang di pegang korban. tidak lama kemudian para pelaku pergi dengan membawa kabur handphone milik korban,” tambahnya.

Baca Juga:
Propam Polda Metro Akan Klarifikasi Soal Mertua dan AKP DK Terkait Dugaan Pencurian

Atas kejadian itu, korban melapor ke polisi. Polisi kini masih melalukan penyelidikan.

“Setelah kejadian tersebut saksi 1 melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ciputat Timur guna proses selanjutnya,” tuturnya.

(Rik)

Komentar

Terbaru