Ilustrasi

MANAberita.com — KALAU sudah sayang sama Pacar, Seseorang cenderung rela melakukan banyak hal untuk Pacarnya. Hingga kadang tidak bisa mengetahui secara pasti apa tujuan pacar sebenarnya dalam membangun hubungan tersebut.

Mungkin saat mengawali tidak berpikir Diri sendiri akan dimanfaatkan saja, tapi belakangan mulai muncul pertanyaan apakah selama ini cuma dimanfaatkan atau Dia memang benar-benar sayang.

Semakin lama keraguan itu mulai muncul, sebab melihat kondisini dan sikap pacar yang sepertinya hanya mengejar manfaat atau kesenangan saja. Maka untuk kepastian, inilah tanda kalau Kamu hanya dimanfaatkan saja oleh pacar.

1. Dia masih berusaha menciptakan kedekatan dengan Orang lain, karena masih ada beberapa hal yang tidak Dia dapatkan dari Kamu

Setiap Orang memiliki keadaan yang berbeda-beda, tentunya itu membuat Pacar tidak bisa mendapatkan semua yang diinginkan dari Kamu. Maka dari itu Dia akan mencoba peruntungan dengan Orang lain yang memiliki keadaan berbeda sama Kamu.

Sebab dengan Orang lain tersebut Dia mendapatkan manfaat yang tidak bisa didapatkan dari Kamu. Tentunya hal ini bisa diketahui jika Dia sering berusaha menciptakan kedekatan dengan Orang-orang yang memiliki aktivitas, jadwal, hingga keadaan yang berbanding berbalik sama Kamu.

Atau setidaknya, kesempatan untuk memiliki kebersamaan memiliki perbedaan waktu. Yang jelas, dari kedekatan tersebut Dia mendapatkan manfaat atau keuntungan juga. Akan berbeda ceritanya jika Dia memang serius dan sayang sama Kamu, seperti apapun keadaannya Dia akan menerima dan bisa menahan diri jika Kamu tidak bisa memberikan semua apa yang Dia inginkan.
2. Jarang memikirkan perasaan Kamu meskipun berkali-kali protes atau menunjukkan rasa tidak suka atas tindakannya

Orang yang sayang itu bisa menjaga perasaan, maka ketika pacar tidak melakukan hal itu artinya Dia tidak ada rasa peduli terhadapmu. Dia hanya memikirkan diri sendiri dalam hubungan yang Kalian jalani.

Untuk awal-awal masih bisa dimaklumi, tapi kalau Kamu sudah berkali-kali menunjukkan bahkan mengingatkan tentang hal itu tapi masih sering melakukannya, artinya Dia hanya memikirkan diri sendiri.

Yang penting Dia mendapatkan kesenangan atau keinginannya. Masalah Kamu mau seperti apa, bukan urusan Dia.
3. Bukan masalah seberapa besar atau sering, tapi Dia hanya menunjukkan perjuangan saat ada maunya saja

Menjelang pertemuan, ketika Dia butuh sesuatu, atau secara terang-terangan berharap bantuan atau pemberian dari Kamu, Dia menunjukkan sikap baik. Tapi kalau tidak ada apa-apa Dia tampak datar dan cuek sama Kamu.

Dan tentu saja Dia merasa tidak perlu banyak menunjukkan sikap baik kalau sedang tidak ada keinginan apa-apa.
4. Sering mengeluh dan menunjukkan keadaan yang tidak baik, dan Kamu merasa wajib untuk membantunya

Cerita tentang kondisi banyak sekali menyangkut keluhan atas kondisinya yang kurang baik. Dia tidak berusaha lebih dulu untuk mengatasinya sendiri, padahal terlihat ada kemampuan untuk itu.

Tapi dari cerita Dia dan keadaan Kamu, secara tidak langsung seperti menuntut Kamu untuk segera memberikan bantuan padanya. Karena Kamu sangat bisa untuk melakukannya.
5. Menyampaikan keinginan yang sulit Dia dapatkan tapi Kamu bisa dengan mudah memberikannya

Hanya sebagai contoh, jika ini tentang materi. Anggap saja Kamu punya banyak uang dan pacar Kamu tidak. Ketika ingin sesuatu Dia menyampaikan keinginan tersebut. Padahal dari keadaan, Dia sepertinya sulit untuk mewujudkan keinginan itu karena kondisi finansial.

Padahal Kamu sendiri bisa dengan mudah membeli apa yang menjadi keinginannya. Paling halus Dia sering membahasnya untuk membuat hati Kamu tergerak, lebih menonjol sedikit Dia bermaksud meminjam uang dari Kamu dengan janji akan mengembalikan kalau sudah ada uang.
6. Akan ada masanya dimana Dia seperti menghindar, terutama ketika Kamu dalam kondisi buruk

Saat Kamu dalam kondisi buruk seperti apapun, akan menciptakan kesan Dia bakal direpotkan. Karena hal itu Dia akan lebih memilih menghindar daripada Kamu membuat Dia merasa repot.

Dia sering mengabaikan Kamu ketika Kamu cerita kalau sedang dalam keadaan tidak baik. Atau bahkan bisa juga Dia menceritakan keadaan yang seolah-olah sedang mengalami kondisi yang sama.
7. Dia tidak bisa sepenuhnya menjadi milik Kamu

karena saat bosan atau tidak butuh Kamu maka Dia tidak ada hasrat untuk sekedar berkomunikasi apalagi bertemu
Mood Orang bisa berubah-ubah.

Kalau sayang, dalam keadaan bad mood tetap akan berusaha ada meskipun sebenarnya merasa sangat malas. Tapi kalau dalam pikiran hanya memanfaatkan, cenderung berpikir untung dan rugi.

Kalau tidak ada sesuatu yang menyenangkan atau menguntungkan, pacaran hanya seperti sebuah status saja. Komunikasi dan pertemuan sering sekali Dia hindari.
8. Dia memang bisa membahas hubungan yang lebih serius, tapi soal tindakan Dia tidak menunjukkan sama sekali

Janji serius dalam hubungan, ok. Janji untuk setia, Ok. Tapi dalam prakteknya hal itu tidak pernah terealisasi dengan baik. Tidak pernah menunjukkan perjuangan yang berarti untuk membuat hubungan semakin baik dalam jangka panjang. Semua hanya berjalan secara monoton dan terkesan mengikuti alur saja.

9. Tidak ada upaya memperbaiki diri atau menjadi sosok seperti yang diinginkan

Kalau memang asli sayang tentu ada keinginan dari dasar hati untuk memperbaiki diri. Berusaha menjadi seperti yang Kamu inginkan untuk beberapa hal.

Baca Juga
Jangan Tertipu! Beginilah Caranya Membedakan Lipstik Arab Asli dan Palsu
Beginilah Cara Usir Kecoa, Lalat dan Serangga Mengganggu Lainnya di Rumah
Kesal Dengan Anak Kandung, Mama Muda di Bogor Lampiaskan ke Anak Tiri Hingga Tewas

Tidak semuanya memang tapi yang jelas ada upaya untuk membuat Kamu merasa dihargai. Dia memiliki keinginan untuk menjadi seperti yang Kamu butuhkan.

Kalau cuma mau manfaat, seolah apa yang Kamu berikan atau lakukan untuknya, cukup dibalas dengan sekedar ada. Tetap menganggap Kamu pacar sudah Dia anggap cukup sebagai balasan atas semua hal yang kamu lakukan untuknya. (Zee)