Clift Sangra dan Suzzanna

MANAberita.com — PERSETERUAN Clift Sangra dengan anak Suzzanna, Kiki Maria bukan sebuah rahasia lagi. Hubungan Clift Sangra dan anak kandung Suzzanna mulai memanas sejak 2003 silam.

Kiki Maria melaporkan ayah tirinya, Clift Sangra sebagai pelaku pembunuhan dan penembakan terhadap suaminya, FX Abiyarso Prihanto Boyho. Selain itu, Clift Sangra juga dituduh melakukan penganiayaan kepada menantu tirinya.

Akibat tuduhan tersebut Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kota Magelang menjatuhkan vonis hukuman 4 bulan penjara kepada Clift Sangra.

Karena Clift terbukti menganiaya serta membunuh menantunya dengan cara menembak Abiyarso menggunakan pistol berpeluru karet pada bagian perutnya, pada 14 November 2005 silam.

Saat itu perseteruan Clift Sangra dan Kiki Maria diduga karena beberapa penyebab, salah satunya perihal harta.

Setelah 10 tahun Suzzanna meninggal dunia, Clift Sangra akhirnya buka suara perihal pertikaiannya dengan anak kandung Suzzanna.

Awal mula pertikaian terjadi setelah Suzzanna menemui seorang pendeta dari Semarang. Pendeta tersebut berpesan kepada Suzzanna agar tak terlalu melindungi dan memanjakan anaknya, Kiki Maria.

Ia menggambarkan Kiki Maria bagaikan katak dalam tempurung yang selalu bergantung kepada orangtuanya.

Padahal Kiki Maria sudah berumah tangga dan sudah semestinya menjadi tanggung jawab suaminya.

Karena pesan panjang lebar dari pendeta itu Suzzanna akhirnya berpikir untuk berhenti menghidupi anaknya. Ia berniat untuk melatih anaknya hidup mandiri dan bertanggung jawab agar kelak bisa menjalani hidupnya sendiri.

Tetapi, Suzanna tak tega menyampaikan keputusannya kepada anaknya dan meminta Clift Sangra yang mewakili sebagai kepala rumah tangga sekaligus suami.

“Saya diminta bilang ngomong ke anaknya. Saya diminta bicara ke anaknya lalu Suzzanna akan mengiyakan perkataan saya. Akhirnya saya ngomong ‘Akhir bulan Juli mamah sudah tidak mau kasih subsidi buat kamu’. Karena kan Suzzanna selalu ngasih uang tiap bulan 15 juta, belum lainnya,” ujar Clift sangra dilansir dari Nakita.

Saat itu Suzzanna memberi waktu anaknya agar bisa mulai hidup mandiri selama 6 bulan. Wajah anaknya pun langsung berubah dan mulai berprasangka buruk kepada ayah tirinya, Clift Sangra.

“Nah dikasih waktu 6 bulan sama Suzzanna untuk mandiri, bulan Juli sudah stop uang itu. Nah setelah saya selesai bicara, Suzzanna menimpali bahwa itu keinginannya. Tapi ekspresi anaknya sudah berubah, mulai timbul konflik ini itu sampai ada prasangka hartanya Suzzanna mau dimakan sama Clift semua,” lanjut Clift.

Sejak itu konflik antara Clift dan keluarga Suzzanna dimulai dan ia terus menjadi pihak yang tersudut. Di sisi lain, Clift berpikir sesungguhnya tak ada yang salah jika ia memiliki harta kekayaan Suzzanna.

“Loh kalau hartanya mau dimakan sama aku semua kenapa sih? aku kan suaminya. Menurut hukum dan undang-undang kalau istri meninggal harta jatuh ke suami. Begitu pula kalau suami meninggal ya harta jatuh ke istri. Anak memang dapat, sudah dikasih,” ujarnya.

Konflik di antara mereka semakin memanas ketika 3 kuli bangun yang bekerja di rumahnya mengompori keluarga Suzzanna.

Mulanya Clift didatangi oleh 3 kuli bangunannya dan menghasut Clift agar menyingkirkan Suzzanna lalu menikah dengan perempuan yang lebih muda.

Bahkan 3 kuli bangunan tersebut menawarkan diri unutk membantu Clift menyingkirkan Suzzanna dengan syarat uang senilai Rp 50 juta.

Clift pun terkejut dan langsung menyampaikan misi jahat 3 kuli bangunannya kepada Suzzanna sesampainya di rumah.

Karena gagal menghasut Clift, mereka pun menghasut keluarga Suzzanna jika Clift memiliki mis membunuh Suzzanna.

Keluarga Suzzanna, terutama anaknya yang masih tak terima dengan keputusan ibunya menghentikan subsidi pun terhasut. Ketika Suzzanna dan Clift mengunjungi rumahnya, mereka menolak kedatangan Clift Sangra.
• Clift Sangra cerita disayat pisau oleh anak Suzzanna

Mereka berusaha memberi tahu Suzzanna tentang rencana pembunuhan yang dibantah oleh Clift. Bantahan Clift pun membuat mereka murka dan langsung menyerangnya tanpa ampun.

“Haleluya, Puji Tuhan, saya bilang kamu (anak Suzzanna) mau fitnah aku apa lagi. Saya dilempar buku telepon yang tebal karena disangka sandiwara. Helm digebuk di kepala saya sampai 3 helm pecah, Suzzanna sampai heran saya diam saja diserang dan minta saya bales,” kata Clift.

Clift langsung mengeluarkan senjata yang dibawanya dan menembakannya ke atas sebagai tanda peringatan.

“Mereka akhirnya bergumul menyerang saya dan segala macam. Kebetulan saya bawa senjata karena dapat ijin bawa senjata. Akhirnya saya tembak ke atas supaya mereka diam. Eh malah mereka ambil pisau,” sambungnya.

Tetapi, peringatan tembakan dari Clift justru membuat mereka semakin membabi buta. Salah satu membawa pisau dan menyobek bagian hidung sampai samping mata Clift Sangra.

Di sisi lain, Clift Sangra kebingungan untuk menghentikan kemurkaan anak tiri serta menantu tirinya.

“Saya belum mengerti lagi gimana cara menghentikan mereka. Akhirnya saya tembak kakinya (suami Kiki Maria) eh ini orang masih nyerang saya, masih kebal. Saya mau tembak kaki satunya lagi, dia pegang senjata saya ketembak kena perut langsung jatuh,” tandasnya.

Akhirnya Clift menembak satu kaki menantunya hingga terjadi perebutan senjata dan tak sengaja Clift menembak bagian perut menantunya.

Baca Juga
Sedih! Demi Lindungi Anak dari Haters, Ibunda Bowo Rela Tinggalkan Pekerjaan
Digondol Maling, Ternyata Disini Roro Fitria Simpan Berlian Seharga 3 Miliar
Gara-Gara Acungkan Jari Tengah ke Orang Tak Dikenal, Pemuda di Bekasi Tewas Dibakar Hidup-Hidup

Setelah itu suami Kiki Maria terjatuh dan Clift langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Alhasil, Suzzanna sebagai ibu sekaligus istri pun bersaksi atas kejadian tersebut.

Sejak kasus itu pula, Clift Sangra tidak berkomunikasi lagi dengan Kiki Maria dari tahun 2006 sampai sekarang. (Alz)