Diduga Salah Sasaran, Dua Pria Dituduh Maling Motor Tewas Dihakimi Massa di Medan

  • Viral
  • Rabu, 20 Februari 2019 - 19:11 WIB
2 pria dihakimi massa di Medan

MANAberita.com — BEREDAR video persekusi terhadap dua pria yang diduga diamuk massa lantaran dituduh maling motor di Medan.

Penganiayaan dialami oleh dua orang korban saat sedang berada di salah satu Kampus di Kota Medan, dituduh sebagai maling motor.

Kakak sepupu korban yang menshare peristiwa itu, berinisial FS menceritakan bahwa bagi siapapun yang mengenal orang-orang yang melakukan tindak penganiayaan dalam video, tolong segera mengabari dirinya.

“Sepupu saya Stefanus Sihombing bersama temannya Silalahi dituduh maling sepeda motor. Padahal sepeda motor itu milik sendiri. Karena tidak membawa STNK,” tulis FS di akun sosmed Instagram miliknya, melansir Tribun Medan.

“Kejadian terjadi sekitar pukul 18.00 WIB di salah satu universitas di Medan. Mereka dianiaya hingga meninggal dan sekarang sedang menjalani otopsi. Kami telah membuat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan,” sambungnya.

FS mengimbau mohon bantuannya teman-teman agar keadilan dapat ditegakkan dan para pelaku dapat ditangkap.

1.Terutama pria berbadan gemuk memakai baju biru dongker

2.Para satpam

3.Pria dengan topi kemeja batik biru dan jeans hitam

4.Pria dengan jaket hoodie biru dongker

FS membenarkan bahwa sepupunya telah meninggal dunia. Diduga akibat penganiayaan yang dialami di salah satu Universitas di Kota Medan.

Namun saat ditanya lebih jauh, bagaimana kronologis kejadian yang menyebabkan hingga sepupunya itu meregang nyawa, FS belum mau menceritakan hal itu.

“Saya belum bisa jawab, nanti setelah penyidikan selesai saya upload di IG. Saya belum tahu kronologis awal yang benar. Karena banyak yang simpang siur,” ucap FS.

“Saya sebenarnya belum tahu apa maksud adik saya dan temannya pergi ke Unimed,” sambungnya.

Lebih lanjut, FS mengaku belum bisa berkomentar lebih banyak. Karena masih menunggu hasil autopsi.

“Korban umurnya 20 tahun, ia meninggal di lokasi,” tuturnya.

Hingga kini penyebab Stefanus Sihombing dan temannya yang bermarga Panjaitan, yang mendapatkan penganiayaan karena dituduh melakukan pencurian masih menjadi misteri.

Petugas Polsek Percut Sei Tuan kemudian turun ke lokasi kejadian.

Petugas melarikan Joni dan Steven ke Rumah Sakit Haji. Meski telah mendapatkan perawatan, nyawa keduanya tak dapat diselamatkan. Hingga akhirnya kedua korban meninggal dunia.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri membenarkan adanya amuk massa yang menewaskan dua orang itu.

“Keduanya diduga melakukan pencurian helm,” kata Faidil, Rabu (20/02)

Jasad Joni dan Steven sudah dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk kepentingan autopsi.

“Kasus ini masih terus kita selidiki. Korban yang kehilangan helm juga sudah dimintai keterangan,” tukas Faidil. (Dil)

Komentar

- Sponsored Ad -

Terbaru

  • Sat, 20 Aug 2022
Sekarang Mantan PM Australia Memegang Lima Portofolio Tambahan, Kata Orang Albanese

Manaberita.com – MANTAN Perdana Menteri Australia Scott Morrison diam-diam mengambil...

  • Sat, 20 Aug 2022
Waduh! Portofolio Kementerian Dipegang Diam-diam Oleh Mantan PM Australia

Manaberita.com – PERDANA Menteri Australia Anthony Albanese mengatakan dia akan menyelidiki laporan...

  • Sat, 20 Aug 2022
Pria Yang Didakwa Melakukan Pelanggaran Senjata Api Atas Penembakan di Bandara Canberra Menghadapi Pengadilan

Manaberita.com – SEORANG pria berusia 63 tahun didakwa menggunakan senjata api setelah...

  • Sat, 20 Aug 2022
Korban Dilaporkan Saat Kelompok Jihad Merebut Hotel Di Ibukota Somalia

Manaberita.com – PARA pejabat keamanan mengatakan delapan orang tewas setelah gerilyawan al-Shabab...

  • Sat, 20 Aug 2022
Zulu Afrika Selatan Akan Memahkotai Raja Baru Saat Barisan Suksesi Mengamuk

Manaberita.com – SETELAH setahun perselisihan keluarga, Misuzulu ka Zwelithini akhirnya dinobatkan sebagai...

  • Sat, 20 Aug 2022
Pastor Robert Kaweesi Dari Birmingham Meninggal Saat Berlibur di Uganda Setelah Penyelamatan Sungai Nil

Manaberita.com – SEBUAH tubuh telah ditemukan oleh polisi mencari ayah dari pengantin...

Press ESC to close