Luna Maya

MANAberita.com — AKTRIS kawakan Luna Maya digadang-gadang memerankan sosok ratu horor Indonesia, Suzanna. Dalam film Suzzanna: Bernafas Dalam Kubur, Luna menjadi peran utamanya.

Luna mengunggah sendiri sebuah poster film produksi Soraya Intercine tersebut. Tampak wajah Luna dibuat amat mirip dengan sosok ratu horor Indonesia, Suzzanna Martha Frederika van Osch populer dengan nama Suzzanna.

Terlihat dalam poster itu tatapan sorot mata Luna sebagai Suzzanna yang amat menyeramkan.

“#Bismillah,” tulis Luna pada akun Instagram-nya, @lunamaya.

Untuk memerankan tokoh Suzzanna secara totalitas, ada banyak kesulitan yang dihadapi Luna. Salah satunya adalah saat menirukan suara Suzzanna yang khas.

“Karena berubah suara itu butuh proses panjang,” kata Luna dalam jumpa pers peluncuran teaser dan poster Suzzanna: Bernapas Dalam Kubur, mengutip Grid.

Untuk itu, Luna dan tim memutuskan hanya meniru intonasi dan gaya bicara mendiang Suzzanna.

“Jadi kita kayak yang paling memungkinkan untuk mengubah itu ya intonasinya, bagaimana beliau berbicara. Caranya beliau berdialog, bagaimana ada lengkungannya, ada iramanya,” ungkap Luna.

Beruntung film Suzzanna: Bernapas Dalam Kubur ini mengambil setting tahun 1980-an di mana pemilihan bahasanya juga berbeda.

Tawa khas Suzzanna saat menakuti orang juga menjadi konsentrasi khusus Luna untuk ditampilkan dalam film.

“Karena filmnya banyak banget dan karena ini cerita yang baru, aku enggak bisa ngikutin plek ketiplek di filmnya beliau. Jadi aku harus ngambil per-part, ini per-part aku sampai. Saat aku takutin orang, ketawanya ini nih,” paparnya.

Kesulitan lainnya adalah saat Luna harus berlama-lama melotot menatap mata lawan mainnya pada filmnya Suzzanna : Bernapas dalam Kubur. Ya, mata melotot memang menjadi ciri khas karakter dari Suzzanna.

“Jadi memang setiap film bunda ada yang tidak melotot. Sudah jadi ciri khas dengan tolak pinggang jadi ciri khas,” ujarnya.

Tetapi menurutnya, ada perbedaan antara ia dengan Suzzanna. Luna Maya sendiri mengaku warna bola matanya dengan ratu horor Indonesia itu berbeda.

“Perbedaan saya dan bunda, bola mata saya berwarna. Bunda agak cokelat. Jadi saya selama syuting hampir 50 hari memakai kontak lens warna hitam,” ucap Luna Maya

“Paling susah melotot menggunakan kontak lens, kadang saya juling. Karena menutupi retina mata saya,” kata Luna Maya.

Bahkan wanita 35 tahun itu mengaku kesulitan untuk menangis karena memakai kontak lensa tersebut.

“Kalau nggak pakai softlens lebih gampang. Karena pakai itu jadi susah. Adegan nangis susah, softlens nyerap air. Jadi enggak berasa nangis,” ungkap Luna Maya.

Selain itu, dalam memerankan tokoh Suzzanna, ternyata Luna Maya benar-benar menyantap bunga melati.

“Rasanya kayak bunga dan wangi,” bebernya.

Sebelumnya, ia sempat khawatir lantaran harus menyantap melati. Terlebih, ada beberapa melati yang menurutnya terasa agak basi. Sebab, melati tersebut sudah tidak lagi segar dan sudah disimpan selama beberapa waktu.

“Ada melati yang dari kemarin agak basi dan yaudah telan saja,”tambah wanita asal Bali itu.

Luna Maya yakin tak akan mengalami efek samping lantaran menyantap melati. Ia sekadar berusaha menunjukkan totalitasnya sebagai aktris.

“Bunda (panggilan ke Suzzanna) aja makan bertahun-tahun, enggak apa-apa,” katanya.

Baca Juga
Hendak Evakuasi Korban, Helikopter TNI Ditembaki KKB, Satu Anggota Brimob Jadi Sarang Peluru
Inilah Alasan Nikita Mirzani Rujuk Dengan Dipo Latief
Ngeri! Diteror, Sule Sebut Ada Arwah Korban Pembunuhan dan Pemerkosaan di Rumahnya

Kendati begitu dengan usaha yang maksimal, Luna berharap filmnya bisa sukses dan diterima oleh masyarakat.

“Tapi mudah-mudahan kerja keras saya berbuah hasil. Ini syuting tergila, pressure-nya gila,” jelasnya. (Dil)