Gunung krakatau meletus

MANAberita.com – BALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan, status Gunung Merapi saat ini berada di level waspada. Untuk itu, masyaraakat dilarang beraktivitas di radius 3 kilometer dari puncak.

“Radius 3 km dari puncak Gunung Merapi agar dikosongkan dari aktifitas penduduk,” tulis BPPTKG dalam siaran persnya, Kamis (27/12).

Dilansir dari laman liputan6 (27/12), masyarakat juga dilarang mendaki kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana. Masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana III (KRB III) untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Jika terjadi perubahan aktifitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,” tulis siaran pers itu.

Selain itu, masyarakat juga diminta tak mudah terpancing isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi terdekat melalui radio komunikasi pada frekuensi 165.075 Mhz.

Baca Juga
Rekonstruksi Pembunuhan Guru Budi, Cara Hilangkan Barang Bukti Hingga Muncul Dugaan Tersangka Baru
Cantik Bak Barbie, Foto Jadul Hilda Vitria ini Bikin Warganet ‘Keselek’
Pengakuan yang Alami Mati Suri: Seperti Berada di Antara Dunia Nyata dan Alam Baka Lalu Bertemu Orang ini…

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta untuk mensosialisasikan kondisi Gunung Merapi saat ini. Berdasarkan pengamatan BPPTKG periode 26 Desember 2018 pukul 12.00-18.00 WIB, di wilayah Gunung Merapi cuaca mendung.

Angin bertiup lemah ke arah utara dengan suhu udara 16,6-21,5 derajat selsius, kelembaban udara 50-85 persen, dan tekanan udara 836.5-944.0 mmHg. Volume curah hujan 7 mm per hari. Sementara asap kawah tidak teramati. (Ila)