Bayi Andra

MANAberita.com – BALITA berumur 1 tahun 6 bulan (18 bulan) bernama Andra ditemukan dalam kondisi tangan kanannya terikat di sebuah bangunan liar di atas saluran air Jalan Putro Agung II, No. 40, Tambaksari, Surabaya.

Melansir Kumparan, Andra ditemukan oleh warga pada sekitar pukul 15.15 WIB, Sabtu (03/08). Setelah itu, warga langsung melapor ke Command Center Kota Surabaya.

Setelah mendapat laporan, Tim Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Surabaya langsung menuju lokasi. Sesampainya di sana, tim mendapati Andra hanya menggunakan pampers, tanpa pakaian lain, dan tangan kanannya terikat tali tambang yang dikaitkan pada kayu rangka dinding bangunan.

Dari foto yang beredar, proses evakuasi itu juga dibantu seorang anggota Bhabinkamtibmas. Evakuasi Andra tidak berjalan mulus, lantaran sempat mendapat perlawanan dari WDD (61), ayah Andra. Diketahui, Andra diikat oleh WDD, yang diduga mengalami gangguan jiwa.

Setelah berhasil dievakuasi, Andra dicek kesehatannya. Beruntung, ia hanya mengalami sedikit luka lecet bekas ikatan tali tambang. Andra kemudian dibawa ke Kantor BPB Linmas Pemkot Surabaya di Jalan Jaksa Agung Suprapto untuk dimandikan dan diberikan pakaian yang layak.

Sedangkan tim dari Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya sempat berupaya berkomunikasi dengan WDD. Setelah itu, WDD diserahkan ke Liponsos Keputih Surabaya.

Untuk sementara, Andra kini diserahkan ke pihak Kampung Anak Negeri Dinas Sosial Kota Surabaya di Jalan Wonorejo Timur No. 130, Rungkut. Sebab, keluarga Andra yang lain belum bisa dihubungi.

Baca Juga
Mengenal Tanda-Tanda Kanker Darah, Penyakit Mematikan yang Merenggut Nyawa Dian Pramana Poetra
Gara-Gara Perang Komentar di Facebook, Pria di Sumsel ini Dibui 8 Bulan Penjara
Stop! Inilah Bahaya Terlalu Banyak Memberikan Anak Susu

Ditemui secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Tambaksari, Iptu Didik Ariawan, mengaku tidak mendapat laporan dari keluarga atau warga terkait insiden yang menimpa balita tersebut.

“Enggak ada laporan mas,” kata Didik. (Dil)