Korban perampokan di OKU Selatan

MANAberita.com — TERJADI perampokan disertai pembunuhan sadis di Talang Bali Desa Kota Baru Kecamatan Mekakau Ilir, Kabupaten OKU Selatan, Kamis (01/08) sekitar pukul 00.30 WIB.

Perampokan sadis ini membuat heboh warga Kabupaten OKU Selatan.

Keempat korban satu keluarga warga Sinar Marga Kecamatan Mekakau Ilir tersebut yakni Endang (65 tahun) dam Jawani (30 tahun).

Ayah dan anak ini meninggal ditempat setelah mengalami luka bacok.

Sementara Rubiati (53 tahun), mengalami luka serius di bahu kanan, satu anggota keluarga lainnya Rahimansyah (19 tahun), berhasil melarikan diri.

Korban perampokan dan pembunuhan ini merupakan keluarga tidak mampu. Tak banyak peralatan di rumah berdinding papan berukuran 3×6 meter tersebut.

Alat rumah tangga yang terdapat di rumah tersebut, hanya beberapa piring dan tikar yang seperlunya saja.

Bahkan untuk keperluan sehari-hari kerap menjual Rebung yang didapat dari hutan.

“Memang rampoknya udah tidak ada hati nurani, mereka mau ngambil apa dari mereka (korban, red) makan aja mereka susah,”kata warga Sinar Marga, Meli dibincangi pasca pembunuhan.

Dibeberkannya, kehidupan keluarga keseharian korban memang tergolong keluarga kurang mampu.

Bahkan untuk mencukupi kebutuhan ekomoni keluarga korban kerpa menjual rebung di Desa Sinar Marga.

“Mereka itu, kadang untuk makan saja jual harus menjual rebung dari hutan terlebih dahulu,” Tambah Meli.

Diketahui keluarga korban telah lama tinggal di Desa Sinar Marga namun setahun belakangan bekerja mengurus kebun Kepala Desa setempat.

Warga lainnya, Suka mengatakan, keseharian keluarga korban dikenal baik masyarakat sekitar termasuk orang yang ramah dan pandai bergaul dan tidak pernah ada masalah.

“Memang orang datangan, tapi orangnya ramah, tidak banyak ulah, tidak pernah terdengar ada masalah dengan warga sekitar sini,”ujar Suka.

Bahkan Sepeda motor honda beat berwarna putih yang dirampas kawanan rampok bukanlah milik keluarga korban, melainkan milik Kepala Desa yang dipinjam keluarga korban.

“Motor yang ducuri oleh maling itukan milik kepala Desa, anaknya pun selama ini yang membiayai sekolah pak Kades,”terang warga.

Kapolres OKU Selatan AKBO Deny Agung Andriana SIK, MH saat dikonfirmasi mengatakan pihak kepolisian saat ini terus berusaha menangkap pelaku.

“Saat ini kasus dibackup oleh Satreskrim Polres OKU Selatan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi,”kata Kapolres.

Bahkan Kapolres mengatakan untuk mempersempit ruang gerak pelaku Polres OKU Selatan berkoordinasi dengan Polres OKU dan OKU Timur

“Aneh saja, padahal keluarga korban merupakan keluarga tidak berada atau kurang mampu, mengungkap kasus ini juga kita melakukan koordinasi dengan Polres OKU dan OKU Timur,”terang Kapolres.

Kapolres mengatakan modus kawanan pelaku perampok sadis tersebut dengan modus meminta obat dan meminta air minum dengan keperluan alasan pelaku mendesak.

Baca Juga
Tak Sanggup Biayai Kebutuhan Keluarga, Pria ini Bunuh Istri dan 3 Anaknya
Stress! Tak Direstui, Pria di Pekanbaru Ini Nekat Bom Rumah Calon Mertua
Setengah Bugil, Pria ini Nekat Masuk ke Rumah Orang Untuk Mengintip

“Pelaku mengetuk pintu pura-pura mau minta obat dan air putih, Setelah korban membuka pintu pelaku langsung menganiaya korban dan keluarganya,”terang Kapolres.

Saat ini TKP rumah kediaman keluarga korban di Talang Bali Desa Kota Baru Kecamatan Mekakau Ilir dipasang garis polisi. (Dil)