Kronologi Kecelakaan Truk Tertabrak Kereta Api di Lamongan

MANAberita.com – KECELAKAAN kereta api yang menabrak truk di perlintasan Jalan Agung Suprapto Lamongan, tepatnya di sebelah timur terminal Lamongan. Meski tak ada korban jiwa, 3 orang terluka dalam kejadian ini.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan Iptu Anang Purwo mengatakan kejadian yang berlangsung pada pukul 06.30 WIB ini bermula ketika KA Barang No.Log 2501 melintas dari arah timur ke barat. Saat itu palang pintu dalam kondisi tertutup.

Melansir Detik.com, sesaat setelah kereta barang lewat, palang pintu pun dibuka oleh penjaga palang sehingga arus lalu lintas normal kembali.

“Berselang lebih kurang 1 menit, petugas lintasan palang pintu KA mendengar bunyi sirene adanya tanda kereta lewat,” kata Anang, Rabu (9/3/2022).

Tak lama kemudian, dari arah barat ke timur melintas Kereta Api KRD nomor KA 396 dengan Nolog KRD LOG CC2039814 yang dimasinisi Muhammad Mualim dan asisten masinis Lustiono.

Bersamaan itu, dari arah timur melaju truk colt diesel boks dengan nopol S 9829 NF yang dikemudikan Imam Subeki. Lalu dari arah barat melaju truk Colt Diesel dengan Nopol K 8438 Y yang dikemudikan M Bachtiar Novendi.

Baca Juga:
Setiap Hari Sibuk Bekerja, Pria ini Menangis Saat Tahu Perbuatan Istri pada Anaknya, Kenapa?

“Diduga karena lalainya petugas palang pintu menutup lintasan kereta, terjadilah tabrakan antara kereta api dengan dua truk tersebut,” ujarnya.

Akibat kejadian ini, masinis bernama Muhammad Mualim mengalami luka robek pada tangan dan nyeri kaki, asisten masinis Lustiono mengalami robek pada kepala dan nyeri tangan kanan. Sementara, Rofifin kernet sopir truk nahas mengalami luka robek pada kepala belakang.

“Bagian depan KA juga mengalami kerusakan,” ungkapnya.

Baca Juga:
Terjebak Hubungan Tanpa Status? Ini Cara untuk Mengakhirinya

Sedangkan kereta api baru berjalan kembali sekitar pukul 09.20 WIB ketika loko pengganti dari Surabaya datang. Sementara, evakuasi truk yang terseret KA sekitar 70 meter dari lokasi kejadian memakan waktu lebih kurang 3 jam dan baru bisa dievakuasi menggunakan mobil derek.

“Truk baru bisa dievakuasi menggunakan mobil derek sekitar pukul 11.45 WIB,” pungkasnya.

[sas]

Komentar

Terbaru