Serpihan Roket China Jatuh di Tanah Kalbar

  • Nasional
  • Senin, 01 Agustus 2022 - 22:09 WIB

MANAberita.com – SERPIHAN roket yang diketahui milik China CZ-5B diduga jatuh di lahan perkebunan milik warga Desa Pengadang, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Kabar mengenai peristiwa tersebut pun viral di jagat media sosial.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau, Siron membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan jika polisi dari Polres Sanggau sedang menangani peristiwa tersebut.

“Kami dapat informasi hari Minggu, 31 Juli. Lokasi kejadian sudah digaris polisi. Memang ada serpihan dan diduga roket dari Tiongkok,” ujarnya, Senin (1/8).

Siron mengungkapkan sebelum penemuan serpihan benda asing tersebut, warga Desa Pengadang sempat dibikin geger lantaran mendengar suara dentuman keras dari langit.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu tengah malam pada 30 Juli hingga menggetarkan kaca jendela dan rumah.

“Warga mengira itu dentuman petir, tapi juga merasa aneh karena tidak ada tanda-tanda cuaca buruk,” imbuhnya.

Siron melanjutkan bangkai serpihan itu kali pertama ditemukan oleh warga pemilik kebun sawit bernama Yulius Talib (68) bersama rekannya.

Keduanya mendapati serpihan kecil dengan latar warna kehitaman dengan angka 31. Melihat benda asing tersebut, Yulius langsung bergegas menghubungi otoritas setempat untuk segera mendapatkan penanganan.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Lokasi jatuhnya hanya di kebun sawit. Warga kaget saja, tak pernah melihat benda-benda seperti itu,” sebutnya.

Video yang merekam perkebunan warga tempat jatuhnya roket China beredar viral di media sosial. Salah satunya diunggah oleh akun Kampung Pengadang.

Sebelumnya, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah menyatakan jika sampah antariksa CZ5B atau puing-puing roket Long March 5B milik China saat melintasi Sumatera bagian selatan hingga Kalimantan Barat.

Peneliti Senior BRIN Thomas Djamaludin mengatakan sampah roket bekas peluncuran modul stasiun antariksa China itu berbobot sekitar 20 ton dan berukuran 30 meter. Thomas menuturkan serpihan sampah antariksa besar tersebut juga terpantau jatuh di Samudera Hindia pada Sabtu (30/7) pukul 23.45 WIB.

(sas)

Komentar

- Sponsored Ad -

Terbaru

  • Sat, 20 Aug 2022
Sekarang Mantan PM Australia Memegang Lima Portofolio Tambahan, Kata Orang Albanese

Manaberita.com – MANTAN Perdana Menteri Australia Scott Morrison diam-diam mengambil...

  • Sat, 20 Aug 2022
Waduh! Portofolio Kementerian Dipegang Diam-diam Oleh Mantan PM Australia

Manaberita.com – PERDANA Menteri Australia Anthony Albanese mengatakan dia akan menyelidiki laporan...

  • Sat, 20 Aug 2022
Pria Yang Didakwa Melakukan Pelanggaran Senjata Api Atas Penembakan di Bandara Canberra Menghadapi Pengadilan

Manaberita.com – SEORANG pria berusia 63 tahun didakwa menggunakan senjata api setelah...

  • Sat, 20 Aug 2022
Korban Dilaporkan Saat Kelompok Jihad Merebut Hotel Di Ibukota Somalia

Manaberita.com – PARA pejabat keamanan mengatakan delapan orang tewas setelah gerilyawan al-Shabab...

  • Sat, 20 Aug 2022
Zulu Afrika Selatan Akan Memahkotai Raja Baru Saat Barisan Suksesi Mengamuk

Manaberita.com – SETELAH setahun perselisihan keluarga, Misuzulu ka Zwelithini akhirnya dinobatkan sebagai...

  • Sat, 20 Aug 2022
Pastor Robert Kaweesi Dari Birmingham Meninggal Saat Berlibur di Uganda Setelah Penyelamatan Sungai Nil

Manaberita.com – SEBUAH tubuh telah ditemukan oleh polisi mencari ayah dari pengantin...

Press ESC to close