Kepergok di Kamar, Pria di Sulut Tikam Istri dan Selingkuhan

  • Senin, 10 Juli 2023 - 17:22 WIB
  • Kriminal

Manaberita.com – JA (31) dan selingkuhannya AR (30) ditikam pria berinisial MN (32) suaminya di Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara (Sulut) usai kepergok berduaan dalam kamar. Insiden itu mengakibatkan selingkuhan istrinya tewas.

“Korbannya sebanyak dua orang yakni lelaki JA meninggal dunia dan perempuan AT mengalami luka berat,” ujar AKBP Slamet Ramelan kepada detikcom, Senin (10/7/2023).

Kasus penganiayaan itu terjadi di Desa Modomang Kecamatan Dumoga Timur, Bolmong pada Minggu (9/7) sekitar pukul 01.30 Wita. Kasus penganiayaan itu diduga karena hubungan terlarang antara korban dan istrinya.

Slamet menjelaskan awalnya pelaku yang baru pulang dari tempat kerja mendapati istrinya tidak berada di rumah. Pelaku yang menaruh curiga adanya hubungan terlarang antara istrinya dengan lelaki lain lalu melakukan pencarian.

“Kasus penganiayaan tersebut diduga dilatarbelakangi perselingkuhan antara kedua korban,” katanya.

Slamet kemudian memergoki istri dan selingkuhannya berada sekamar di rumah selingkuhan. Pelaku yang tersulut emosi lantas mengambil pisau dan menikam keduanya.

“Pelaku menyergap kedua korban dan mendapati keduanya berada di dalam kamar, sehingga pelaku langsung beberapa kali menusuk dengan sebilah pisau yang sudah dibawanya ke bagian tubuh kedua korban,” jelas Slamet.

Penikaman itu membuat korban lelaki JA meninggal dunia. Sementara istri pelaku masih dalam perawatan intensif.

Baca Juga:
Inilah Tampang 4 Eks Sekuriti Ancol Penganiaya Pria Diduga Maling!

“Korban JA dinyatakan meninggal dunia sedangkan korban AT mengalami beberapa luka tusukan di bagian tubuhnya sehingga harus dirujuk ke RS Prof Kandou Manado,” tuturnya.

Polisi yang melakukan penyelidikan pun menangkap pelaku pada pukul 03.30 Wita pada hari yang sama usai kejadian. Pelaku kemudian digelandang ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku berhasil dibekuk di rumah kerabatnya di Desa Pinonobatuan Kecamatan Dumoga Timur,” ujar Slamet.

Baca Juga:
Lima Tentara India Tewas Dalam Dugaan Serangan Pemberontak di Kashmir

Dia berharap agar warga dan keluarga korban untuk menahan diri dan tidak melakukan aksi balas dendam serta menyerahkan sepenuhnya pihak kepolisian.

“Saya meminta agar warga khususnya keluarga korban dapat menahan diri, jangan melakukan aksi balas dendam dan menyerahkan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada kami,” pungkasnya.

(Rik)

Komentar

Terbaru